Jangan Terlena dengan Pewangi Insektisida
Ada tradisi kearifan lokal masyarakat Indonesia, yang sebenarnya telah 'ternoda' oleh perkembangan ilmu pengetahuan. BiRU, pada 1999 menyambangi kampung nelayan di Tanjung Pasir, Tangerang.
Disana masyarakatnya gemar beternak, salah satunya adalah memelihara ayam. Karenanya, kutu ayam sering dijumpai di kursi tamu atau balai-balai bambu. Untuk mengusirnya, para peternak membakar merang di bawah balai-balai atau kursi, dan meninggalkannya sejenak (sekitar setengah jam) agar asapnya membunuh kutu dan serangga kecil lainnya, termasuk nyamuk. Dan memang semua kutu dan serangga kecil tersebut rontok.
Bagaimana dengan sekarang? Meski cara itu masih digunakan di beberapa rumah peternak, namun kebanyakan mereka melakukannya dengan cara instan. Yakni dengan menyemprot pembasmi serangga ke kursi dan seluruh ruangan.
Parahnya, setelah disemprot, balai-balai langsung ditiduri. Mereka tidak waspada bahwa ada residu bahaya yang dapat terhirup. Begitu juga saat menyemprot ruangan, mereka tidak meninggalkannya, karena terlena dengan wangi pembasmi serangga itu.
Padahal insektisida tetaplah racun yang harus dihindari. "Pewangi apapun yang terkandung dalam pembasmi serangga, tetap saja adalah racun yang harus dihindari,"ujar Dr. rer. nat. Budiawan, menanggapi hal itu.
Salah satu dari sekian banyak bahan kimia aktif yang terkandung dalam produk pembasmi serangga adalah naftalen atau zat kamper. Lebih mengerikan lagi, bila naftalen kontak langsung dengan bayi melalui kulit, dengan paparan yang sering.
Akan terjadi peningkatan bilirubin dalam darah yang dapat mengganggu sistim saraf pusat. Maka mari, kita kembalikan kearifan lokal yang bermanfaat, dan tinggalkan gaya hidup baru yang merugikan.
(Sumber : Intisari, Foto/ilstrasi : top10diary.com)
Home »
» Kearifan lokal guna tekan bahaya
Kearifan lokal guna tekan bahaya
Monday, January 9, 2012 | 0 comments
Related Games
If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment