Kabar Terbaru :

Kebijakan Perikanan Kelautan

Ada
Home » » Tren makan anak ikan? Melestarikan atau memusnahkan?

Tren makan anak ikan? Melestarikan atau memusnahkan?

Wednesday, January 11, 2012 | 1comments

Sepatah komentar :
"Ikan yang masih kecil jika sudah di tangkap tentunya akan mengurangi populasi ikan di laut atau sungai, cepat atau lambat. 
Karena ikan belum sempat dewasa dan beranak, sudah di tangkap. Jika terus dilakukan, ikan tersebut bisa bisa dalam waktu 50 tahun lagi semakin mengurang, dan akhirnya punah. 
Tentu hal ini saja tidak menguntungkan bagi kesehatan generasi di masa yang akan datang. Karena itu saya lebih menganjurkan, bila memang ingin mendapat nutrisi terbaik dari ikan dengan cara memakan utuh dengan kepala dan tulangnya, maka makanlah ikan teri." 

- Mulia Nurhasan, peneliti IPB yang sedang mengambil gelar Doktor di University of Copenhagen -
 
Tren makan "ikan balita"??

Sajian menu ikan balita makin lama makin nge-trend, baik sebagai camilan maupun lauk nasi. Tidak cuma gurih enak, juga mengandung gizi lengkap.

Ikan balita merupakan benih-benih ikan air tawar yang masih kecil. Anak ikan apakah ikan balita ini? Ternyata ada dua jenis, yaitu anak ikan mas (Cyprinus carpio) dan anak ikan nilem (Osteochilus hasselti). Anak-anak ikan tersebut dipanen pada usia 90 hari.

Karena mudah dibudidayakan, enak, dan harganya terjangkau, kini menu-menu ikan balita telah menjadi trend di resto-resto Sunda di Bogor dan Bandung.

Ikan balita atau baby fish mengawali “karier”nya sebagai sajian khas Kota Bogor beberapa belas tahun yang lalu. Awalnya sebagai lauk nasi yang digoreng kering untuk bekal anak-anak ke sekolah. Menurut Prof DR Ir Made Astawan, MS, dosen Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi IPB,  konsumsi ikan per kapita per tahun di Indonesia saat ini masih sangat rendah dibanding dengan negara-negara lain.

Padahal negara kita adalah negara kepulauan. Karena itu konsumsi ikan balita sebagai bekal anak-anak ke sekolah merupakan salah satu solusi pemenuhan gizi....

[Baca selanjutnya di http://www.nirmalamagazine.com/articles/viewArticleCategory/19/page:13 ]
Share this article :

1 comment:

  1. jadi kesimpulannya apa? memusnahkan apa melestarikan..??

    ReplyDelete

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ebiru - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger