Itu kapal tradisional pengganti Stella Maris kah?
Meski begitu, apa yang telah dilakukan oleh pihak Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan patut mendapat apreasi positif.
Berikut BiRU mengutip berita dari Pikiran Rakyat, tentang peluncuran kapal tangkap ikan untuk kepentingan riset dan usaha penangkapan ikan:
IPB Launching Kapal Ikan PSP 001
BOGOR, (PRLM).-Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) meluncurkan kapal ikan berbobot sekitar 10 GT. Pembuatan kapal tersebut untuk menunjang pengembangan program sesuai kompetensi yang dimiliki FPIK-IPB yaitu teaching farm industry berbasis perikanan tangkap. Kapal tersebut akan digunakan untuk kepentingan riset dan usaha penangkapan ikan.
"Diharapkan dengan pengelolaan yang baik, di masa mendatang kapal ikan yang dimiliki oleh IPB tidak hanya PSP 001, tetapi bisa bertambah PSP 002, PSP 003 dan seterusnya," kata Ketua Departemen PSP-IPB Prof. Dr. Ir. Mulyono S Baskoro, M.Sc. Departemen PSP, katanya, memiliki divisi khusus yang bertanggungjawab mengelola kapal ikan PSP 001.
Menurut Ir. Ronny I. Wahyu, M.Phil, staf pengajar Departemen PSP FPIK, kapal ikan PSP 001 memiliki spesifikasi panjang 14 m, lebar 3 m, tinggi 1,2 m. Mesin yang digunakan Mitsubishi P100 dengan kekuatan sekitar 10 GT (gross tones). Kapal ikan dilengkapi alat navigasi seperti GPS, alat komunikasi berupa Radio UHF, serta alat tangkap yaitu jaring gillnet (bottom dan floating), pancing rumpon dan rawai cucut. Sebelum diresmikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi pekan lalu, kapal ikan PSP 001 telah melakukan 2 kali ujicoba penangkapan ikan di sekitar Pulau Serdang perairan Selat Sunda.
Kepala PPN Pelabuhanratu, Dr. Bustami Mahyuddin, mengharapkan peranan dan partisipasi IPB membantu masyarakat nelayan di Pelabuhanratu dalam mengembangkan teknologi penangkapan ikan terutama teknologi yang dapat menghemat penggunaan BBM serta ramah lingkungan. (A-122) ***
(Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/73315)
"Dari tahun ke tahun biasanya setiap orang ingin selalu maju. Kalau 10 tahun lalu punya kapal berbahan besi, seharusnya 10 tahun kemudian punya kapal berbahan baja."
- Cak Mad, Radar Surabaya 2004 -
"Dari tahun ke tahun biasanya setiap orang ingin selalu maju. Kalau 10 tahun lalu punya kapal berbahan besi, seharusnya 10 tahun kemudian punya kapal berbahan baja."
- Cak Mad, Radar Surabaya 2004 -


idihh sama-sama jelek, stela maris jelek, gantinya apalagi
ReplyDeletesiapa nih yang bilang kapal ini jelek?????
DeleteQUOTE:
ReplyDelete"Dari tahun ke tahun biasanya setiap orang ingin selalu maju. Kalau 10 tahun lalu punya kapal berbahan besi, seharusnya 10 tahun kemudian punya kapal berbahan baja."
Lead beritanya nyindir nih om?
stella maris bikinan luar negeri. PSP 001 bikinan sendiri.. seharusnya diapresiasi. tolong blog ini jangan membuat artikel yang mengecilkan hati para bibit kreator. saya pikir artikel ini seharusnya di remove atau diperbaiki agar lebih relevan.
ReplyDelete